Rabu, 10 September 2008

arsitekture

skip to main skip to sidebar
arsitektur interior
Kamis, 2007 Juni 28
Membangun Hunian Yang Islami, Bagaimana ya...sepertinya harus kita telusuri lebih dalam mengenai hunian Islami, sehingga kita benar-benar yakin bahwa kita hidup dalam nilai-nilai Islam. lebih kuatir lagi kl ternyata kita hidup dalam lingkungan yang non Islami...waw...gimana tuh....Nah..artinya kita emang harus kenal dan bisa bedain mana hunian yang Islami dan mana hunian yang non Islami....so, lebih lengkap, bisa dilihat di www.geocities.com/dynartdawassalam
Diposting oleh dody yunan di 19:41 0 komentar
Rabu, 2007 Juni 27
Arsitektur Kita
Islam memandang fengshui.Semakin maraknya feng shui dalam mengatur tata ruang dalam hunian baik rumah tinggal, toko, kantor ataupun bangunan-bangunan lainnya, bahkan menjadikan fengshui sebagai jalan hidup, mulai dari memilih jodoh, pekerjaan, pakaian sampai kepada hal-hal kecil lainnya, yang hingga kini feng shui bukan hanya masyarakat lokal (Cina) saja yang menerapkannya, masyarakat Barat pun juga sekarang sudah mulai memasukkan fengshui dalam berbagai bidang. Dan kini, di Indonesia, yang masyarakatnya mempunyai kultur dan kepercayaan tersendiri sebagian sudah mulai menerima dan mengakui fengshui, ada yang sekedar ikut-ikutan dan menjadikannya tren, ada pula yang menerapkan feng shui secara menyeluruh dalam kehidupannya.Islam, sebagai agama mayoritas penduduk indonesia, sudah menggariskan kepada ummatnya untuk menjadikan al-Qur’an dan al-Hadith sebagai pedoman dan jalan hidup, walaupun Islam tidak secara tegas mengatur tata cara membangun dan tata ruangnya atau kaedah-kaedah arsitektur Islami, lantas bagaimana sikap Islam terhadap feng shui? Bisakah feng shui diterapkan dalam kehidupan kita (khususnya umat Islam)?Dalam hal ibadah, Islam secara tegas melarang semuanya kecuali yang disuruh, namun dalam urusan mu’amalah, semua diperbolehkan selain yang dilarang. Keluwesan Islam ini hendaknya kita manfaatkan dengan bijaksana, sehingga kita bisa menghindari semua hal yang sudah dilarang. Untuk itu diperlukan pemahaman terhadap apa yang akan kita terapkan dalam kehidupan kita. Termasuk feng shui dan segala aturan-aturanya.Fengshui, logis atau mistis kah?Secara hurufiah feng berarti angin dan shui berarti air. Pengertian yang lebih dalam menunjukkan arah (angin) dan lokasi yang menguntungkan (air ). Dalam mengkaji feng shui, kita akan terbentur pada pertanyaan apakah feng shui itu suatu ilmu pengetahuan, metafisika atau suatu seni ?. Feng shui, sebagai suatu ilmu, relatif sulit dipelajari karena feng shui merupakan kombinasi 'unik' dan beragam disiplin ilmu mulai dari : filsafat, agama/aliran kepercayaan, astrologi, kosmologi, matematika yang dianut dan dipercayai oleh masyarakat Cina digabung dengan berbagai konsep geografi.Namun pada dasarnya feng shui memiliki 3 konsep dasar yaitu: konsep alam semesta, konsep waktu dan konsep ruang.Konsep alam semesta menyatakan bahwa segala sesuatu yang di alam ini mengandung unsur yin dan yang, yin adalah negatif, wanita atau gelap, yang adalah positif, laki-laki dan terang. Maka ada hitam-putih, gelap-terang, siang-malam, besar-kecil dan seterusnya. Kedua aspek tersebut saling melengkapi dan saling menyatu satu dengan lainnya. Feng shui sangat menekankan pada keseimbangan tersebut, maka ruangan yang terlalu terang juga tidak akan nyaman untuk dihuni, begitu juga sebaliknya. Disamping yin-yang, yang menjadi konsep dasar alam semesta dalam fengshui adalah lima unsur, yaitu tanah, logam, air, kayu dan api, kelima unsur ini mempunyai dua siklus yaitu siklus produktif dan siklus distruktif (pengendalian). Lima unsur ini menjadi pertimbangan penting dalam feng shui, sehingga keseimbangan, dan peningkatan kualitas masing-masing unsur bisa dicapai. Setelah itu baru kita mengenal apa yang disebut chi, chi adalah energi kosmis yang mengelilingi kita. Berbagai budaya memberi nama yang berbeda kepada energi ini. Orang Cina menyebut dengan Chi; orang India menyebutnya prana dan orang Jepang menyebut dengan Ki. Energi ini tidak bisa dilihat dengan mata dan bisa baik atau buruk yang bisa mempengaruhi kehidupan kita. Chi baik disebut juga sheng chi, sedangkan chi buruk disebut juga sha chi yang secara kasat mata kita bisa mengenalinya seperti bau yang tidak enak, pemandangan yang buruk, suara yang bising, sudut tajam bahkan perasaan kita bisa merasakan sesuatu yang ‘beda’ ketika kita memasuki suatu tempat tertentu. Chi ini akan mengalir bagaikan air dan mempengaruhi benda-benda yang dilaluinya, sehingga chi bisa kita arahkan dan manfaatkan, bisa dipercepat, diperlambat, dialihkan, dihambat bahkan dihancurkan.Konsep dasar yang kedua yaitu konsep waktu, Sistem waktu untuk feng shui adalah 180 tahun yang dibagi menjadi 3 daur masing-masing 60 tahun dan dibagi lagi menjadi 3 periode masing-masing 20 tahun. Siklus waktu ini menurut Siste Matahari dari Galaksi Bima Sakti, terutama dua planet yang terkait erat dengan Bumi: Yupiter dan Saturnus. Yupiter membutuhkan 12 tahun untuk mengorbit matahari, sedangkan Saturnus membutuhkan 30 tahun untuk mengorbit matahari dalam satu siklus. Kedua planet ini bertemu setiap 20 tahun dan ini dikenal dengan satu masa, dan setiap 60 tahun adalah era dimana Yupiter dan Saturnus akan bertemu lagi pada titik yang sama. Feng shui sangat dipengaruhi oleh waktu. Dalam jangka waktu tertentu, feng shui suatu tempat akan berubah. Dengan kata lain suatu tempat dengan feng shui bagus tidak dapat bertahan selamanya.Dan yang ketiga adalah konsep ruang, konsep ruang berasal dari diagram yang disebut kotak lo shu dan pa kua. Hal ini berhubungan erat dengan arah mata angin, Dimana setiap individu akan mempunyai kecocokan antar elemen, yang akhirnya bisa ditentukan arah mana saja yang bagus dan cocok begitu sebaliknya.Tentunya pembahasan feng shui sangatlah luas, dan aliranya pun beraneka ragam, tapi semua mempunyai prinsip dasar yang sama. Anjuran maupun larangan-larangan yang ada dalam feng shui tidak lain hanya merujuk pada seni mengolah chi dan keseimbangan alam. Bukan merusak alam ataupun melawannya. Semua unsur alam diolah dan ditata sedemikian rapi. Ibarat sebuah tubuh, jika makanan dan zat-zat yang dikonsumsi tubuh itu bagus, maka semua organ dan bagian tubuh pun akan sehat, namun jika yang dikonsumsi kurang bagus atau bahkan mengandung racun, maka kemungkinan besar tubuh pun akan rusak dan mudah terkena serangan penyakit. Sehingga perlu pengobatan, antibody atau multivitamin lainnya, bahkan tak jarang butuh terapi khusus, olah raga dan seterusnya. Begitu juga dengan hunian, diperlukan energi yang baik agar semua penghuni bisa merasakan kekuatan dan manfaatnya. Jika huniannya tidak teratur, kotor dan ‘tidak sesuai’ maka penghuninya pun akan terganggu, bisa cepat marah, tidak tenang, gelisah dan sebagainya. Hal ini yang kemudian akan mengganggu kepada pekerjaan, karir, usaha dan keberuntungannya.‘Pengobatan fengshui’ ditujukan untuk meningkatkan energi, melemahkan atau menghancurkan, sha chi diusahakan bisa dinetralisir semaksimal mungkin, tolak balak ini bisa menggunakan beberapa cara diantaranya menggunakan sinar (lampu, cermin), suara (bel, gemericik air, lonceng angin), warna, benda hidup (tanaman, ikan), benda bergerak (kipas angin), benda tidak bergerak (lukisan, hiasan dinding), benda mekanis dan sebagainya.Selain menata hunian, fengshui juga diterapkan dalam kehidupan seseorang, dimana setiap individu akan bisa diketahui unsur-unsur alami (fitrah) yang telah diberikan oleh Allah SWT kepadanya, hal ini bisa dilihat melalui siklus tanggal kelahirannya. Sehingga siapa yang bisa mengenali dirinya bisa mebuat keseimbangan dengan alam dan akan mudah hidup di alam ini. Tentunya bukan meramal besok atau tahun besok seseorang akan sukses atau kapan dia akan mati dan dimana. Tapi lebih bisa mengenal karakter bawaan (fitrah) sehingga bisa mengambil sikap yang lebih bijaksana. Orang akan tahu posisi atau siklus apa yang terjadi sekarang atau besok, atau beberapa tahun kemudian dari berbagai ilmu alam seperti astronomi, karena alam ini telah diciptakan oleh Allah SWT dengan seimbang dan teratur. Feng shui tidak bisa menciptakan nasib baik dengan sendirinya dan memerlukan berbagai aktifasi dan penguatan unsur. Trinitas keberuntungan diwakili oleh tiga huruf China yang mewakili Langit, Bumi dan manusia. Keberuntungan langit adalah takdir Ilahi yang tidak bisa dikendalikan, keberuntungan bumi bisa dikendalikan karena berasal dari lingkungan yang harus kita rawat, dan keberuntungan manusia yang bisa kita tingkatkan dengan bekerja keras, tekun dan pantang menyerah.Apa yang dilarang Islam?Selama ini yang paling ditakuti ummat Islam adalah segala sesuatu yang menyebabkan kepada perbuatan syirik atau menyekutukan Allah. Segala bentuk ramal meramal, baik itu yang berasal dari perbintangan, perdukunan, kartu, bola ajaib, lempar dadu, garis tangan, sihir, bertolak-balak (jimat), tathayyur (merasa sial) atau apa saja sangat dilarang dalam Islam. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Abu Daud, Ibn Majah, Ahmad “menyebutkan Barangsiapa mengutip ilmu (pengetahuan) dari bintang, ia telah mengutip satu cabang dari sihir, ia bertambah sesuai dengan tambahan yang dikutip”. Baik peramal ataupun yang minta diramal kedua-duanya dilarang dalam Islam. Rasulullah SAW pun memproklamirkan perang dengan kedustaan yang tidak berlandaskan ilmu, petunjuk ataupun dalil syar’i. Karena tidak ada satupun makhluk di alam ini yang mengetahui hal ghaib selain Allah SWT bahkan Rasullullah sekalipun.Lantas bagaimana dengan feng shui sendiri? Apaka termasuk salah satu ilmu perbintangan dan termasuk ramal meramal dan tidak punya landasan ilmu yang bisa ditelusuri?............................(bersambung ...) Ramadhan, 10 September 2008

2 komentar:

fajar widodo mengatakan...

Ruslikah kamu? Teman waktu KKN,eh salah, Amalaiah Dakwah MWI dulu? Aku salut sama retorika bahasa Da'i mu kala itu sampai membuat Ibu-ibu jama'ah tarawih ketawa-ketiwi.

Apa kesibukanmu sekarang. Udah nikahkah kamu?. Hai, temen2 alumni MWI punya milis namanya ikapmawi-net@yahoogroups.com kamu bisa daftar dan saling sapa di sana.

mukhlisin mengatakan...

Assalamualaikum
Salam kenal mas Rusli, aku telah menikah dengan temanmu seorang gadis Karang Gintung. oooo iya kenapa dulu hubunganmu tak ada kepastian terus apa berhenti. kalau kita sebagai seorang laki - laki harus gentlemen kasihan dia seorang perempuan, kalau tak di kasih kepastian.